Windows 10 Versi Anyar akan Di Bekali Tool Anti Exploit program

Windows 10 Versi Anyar akan Di Bekali Tool Anti Exploit program

satucode[dot]com. Pasca serangan ransomware WannaCry yang menargetkan pengguna komputer dengan sistem operasi Windows bulan lalu yang menginfeksi jutaan komputer di seluruh dunia, kini Microsoft di kabarkan akan membekali sistem operasi buatan  mereka, Windows 10 versi terbaru dengan tool Anti Exploit program.

Hal itu menyusul pembaharuan besar-besaran pada sistem operasi mereka guna lebih meningkatkan keamanan perangkat yang menggunakan Windows 10. Hal lain yang paling mencolok dari pembaharuan sistem mereka adalah dengan di hapusnya Server Message Block versi 1 (SMBv1) yang menjadi pintu masuk malware pada windows 10 versi terbaru mereka

Di lansir dari Threatpost (20/06/2017) Juru bicara Microsoft baru saja mengkonfirmasi hal ini  dengan mengatakan “Kami dapat memastikan bahwa SMBv1 telah dihapus untuk Redstone 3 (kode nama untuk windows 10 versi terbaru)”.

Dalam rangka meningkatkan standar keamanan sistem operasi Windows 10, microsoft juga akan membekali OS terbaru mereka dengan sebuah tool atau software anti exploit. Di beri kode nama EMET atau Enhanced Mitigation Experience Toolkit,adalah sebuah toolkit anti-eksploitasi gratis untuk sistem operasi Microsoft Windows yang di berikan secara cuma-cuma oleh Microsoft yang dirancang untuk meningkatkan keamanan komputer penggunanya dari ancaman yang lebih kompleks seperti kerentanan zero-day (0day).

Windows 10 Versi Anyar akan Di Bekali Tool Anti Exploit program

Selama ini EMET masih bersifat opsional, artinya pengguna harus mendownload lebih dahulu program tersebut untuk bisa menggunakannya. Namun kedepan toolkit ini kan secara resmi menjadi bagian standar keamanan Windows 10 keluaran terbaru mereka yang akan rilis pada September / Oktober 2017 mendatang.

Di kutip dari situs resmi Microsoft  EMET di desain untuk membantu melindungi sistem komputer penggunanya bahkan sebelum ancaman baru dan yang belum ditemukan yang tidak bisa di deteksi oleh software anti malware yang ada saat ini.

EMET diklaim akan menyediakan perlindungan keseluruhan sistem dan perlindungan khusus terhadap  aplikasi, yang bekerja dengan mengawasi sistem operasi internal untuk mengetahui eksploitasi dan lubang keamanan, serta memblokir serangan baik pada aplikasi OS dan pihak ketiga.

 

Selain itu, Tool Anti Exploit program EMET juga menawarkan perlindungan buffer overflow untuk aplikasi yang rentan terhadap serangan stack dan buffer overflow yang digunakan malware untuk berinteraksi dengan sistem operasi.

Oleh karena itu pihak Microsoft menyarankan para pengguna sistem oprasi buatan mereka untuk segera melakukan upgrade ke sistem operasi Windows 10 guna menghindari insiden penyanderaan data oleh ransomware kembali terulang dan mendapat jaminan kemanan yang lebih baik.

(andra/sc)

Tags: , ,

One Response

Tinggalkan Balasan