Waspada, Ransomeware WannaCry Ternyata Belum Sepenuhnya Hilang

Waspada, Ransomeware WannaCry Ternyata Belum Sepenuhnya Hilang

satucode[dot]com. Kemunculan sebuah serangan ransomware  terhadap sistem komputer berbasis windows yang di  kenal sebagai WannaCry sebulan lalu ternyata masih menyisakan cerita tersendiri. Meski telah di nyatakan telah berhasil di taklukan, namun nyatanya ransomeware wannacry di tengarai masih berkeliaran dan bisa sewaktu-waktu menginfeksi sistem komputer yang belum di patch.

Informasi terbaru terkait serangan wannacry kembali terdeteksi ketika sebuah laporan yang menyebut jika ransomeware yang di duga di sebar oleh Korea Utara ini menginfeksi puluhan sistem komputer yang menangani kamera lalu lintas pada negara bagian Australia, Victoria. Di lansir dari TheGuardian (22/06/2017) terdapat setidaknya 55 kamera lalu lintas yang terpasang pada jalan raya dan persimpangan di seluruh negara bagian Vyctoria di ketahui menjadi korban ransomware WannaCry.

Hal tersebut kemudian di pertegas oleh oleh Departemen Kehakiman Victoria yang mengatakan jika memang benar telah terjadi kerusakan pada sistem komputer pengatur kamera lalu lintas di negara bagian Victoria tersebut.

Sebuah jaringan Radio lokal setempat 3AW melaporkan jika infeksi malware ini di duga adalah karena kesalahan manusia atau human error, dimana di laporkan jika petugas secara tidak sengaja telah menghubungkan perangkat yang terinfeksi WannaCry dengan sistem pengatur kamera lalu lintas tersebut.

Ini adalah temuan kedua di mana WannaCry ternyata masih di nyatakan aktif setelah sebelumnya di nyatakan telah berhasil di hentikan penyebarannya. Sebelumnya pada 19 juni lalu, raksasa otomotif asal Jepang, Honda juga di kabarkan menjadi korban infeksi WannaCry yang memaksa pabrikan tersebut harus menghentikan semua operasional mereka. Meski tidak semua sistem mereka terpengaruh oleh infeksi ini namun pihak manajemen harus menutup pabrik tersebut satu hari untuk mengkarantina malware tersebut agar tidak semakin masif penyebarannya.

Hingga saat ini belum ada rilis resmi dari otoritas terkait mengenai kemunculan kembali Ransomware yang sudah memakan ratusan ribu komputer di seluruh dunia ini. Apakah ini varian baru dari WannaCry ataukah memang malware ini belum benar benar menghilang dari dunia maya.

 

Oleh karena itu di sarankan kepada seluruh pengguna komputer terutama dengan sistem operasi windows untuk sesegera mungkin melakukan patch atau menonaktifkan  protokol Windows Server Message Block (SMB) yang menjadi pintu masuk malware ini. Sehingga resiko kemungkinan terjangkiiti oleh malware ini menjadi semakin berkurang.

(andra/sc)

Tags: , ,

No Responses

Tinggalkan Balasan