Nigerian Scam, Aksi Kejahatan Cyber Di Media Sosial Dengan Modus Percintaan

Nigerian Scam, Aksi Kejahatan Cyber Di Media Sosial Dengan Modus Percintaan

satucode[dot]com. Maraknya Kejahatan cyber kini sudah semakin mengkhwatirkan.  Jika dulu aksi penipuan oleh para kriminal cyber ini melalui  surat elektronik (e-mail) kini terjadi pergeseran modus dengan memanfaatkan media sosial untuk menjerat korbannya.

Mungkin istilah Nigerian Scam sedikit terdengar asing bagi anda. Namun sebenarnya Nigerian scam sudah muncul sejak sekitar 10 tahun yang lalu. Awalnya Nigerian Scam atau sering juga di sebut Nigerian 419 scam adalah sebuah cara menipu yang dilakukan oleh sekelompok orang melalui email dengan modus iming-iming investasi, mencari partner kerja, orang kaya mencari jodoh dan sebagainya.

Namun di era sekarang modus yang mereka gunakan melalui jalur email sudah banyak di ketahui orang, kini mereka berpindah haluan dengan memanfaatkan media sosial untuk mencari korban yang bisa kelabui. Bahkan kini modusnya di buat lebih rumit karena akan melibatkan perasaan alias modus romansa percintaan.

Target utamanya adalah Ibu-ibu rumah tangga, wanita karir dan janda kaya. Hal ini di karenakan para target tersebut lebih terbuka di media sosial tentang aktifitas mereka, tentang curhatan mereka ,tentang keluh kesah dan masalah dalam rumah tangga mereka. Hal itu kemudian di manfaatkan oleh komplotan penipu ini untuk mengorek informasi tentang kehidupan mereka. Lalu mereka melancarkan aksinya dengan menggunakan dalih ikuti bersimpati dan menjadi teman curhat mereka.

Biasanya modus yang digunakan oleh pelaku Nigerian Scam ini ada dua. Pertama, mereka menggunakan aksi simpatik yang ujung-ujungnya adalah  meminta pertolongan. Dikarenakan sang wanita sudah terlajur cinta dan luluh oleh rayuan mereka, maka tak segan segan mereka mengirimkan sejumlah uang kepada laki-laki yang di kenalnya melalui media sosial tersebut.

Modus yang kedua adalah dengan pemerasan. Para korban terutama wanita yang sudah terpikat oleh pria misterius ini ternyata banyak yang secara suka rela mengirimkan foto-foto pribadi mereka, tanpa busana, berpose tak senonoh. Foto-foto  inilah yang kemudian dijadikan alat untuk memeras korban.Mereka bisa mengancam seperti itu karena pelaku bisa melacak hubungan keluarga sang korban lewat media sosialnya. Karena sang korban takut malu ketahuan oleh keluarganya maka mereka lebih memilih untuk menuruti kemauan komplotan penipu Nigerian Scam ini.

Fakta lain yang cukup mengejutkan adalah nilai kerugian materi akbat penipuan berkedok percintaan ini sungguh fantastis. Menurut pengamat internet dan pakar digital forensik  Ruby Alamsyah, mengatakan jika angka nominal kerugian akbiat aksi nigerian scam ini mencapai Rp 500 M.

“Nilai tebusan yang dihasilkan ransomware cuma Rp 600 juta saja, itu pun di seluruh dunia, bukan cuma di Indonesia. Angkanya masih jauh lebih besar kasus Nigerian Scam,” Jelas Ruby di kutip dari detik Sabtu (10/6/2017). Lebih lanjut menurut penjelasan Ruby, “Nigerian Scam merupakan kejahatan yang paling marak di dunia Internet. Sebab, korban Nigerian Scam bisa mengalami kerugian Rp 500 miliar setiap tahun. Kebanyakan korban tersebut merupakan wanita berusia 30 tahun ke atas.”

Oleh karena itu, dengan di bentuknya BSSN (Badan Siber dan Sandi Nasional) di harapkan mampu memutus ratai penyebaran nigerian scam ini dan memberikan semacam internet education terhadap bahaya Nigerian Scam di media sosial. Apalagi, Kebanyakan pelaku kejahatan ini selalu mengincar negara berkembang seperti Indonesia yang terus tumbuh penggunanya, namun literasi digitalnya masih rendah.

(andra/sc)

 

loading…


Tags: , ,

One Response

  1. Baghiz Nur RaisJuni 11, 2017 at 7:36 amReply

    semakin majunya teknologi semakin maju juga kejahatannya gan, semua itu tergantung pada kemajuan teknologi. kemajuan teknologi memang sangat berpengaruh dalah gay hisup masing masing individu

Tinggalkan Balasan