Breaking News: Situs Resmi Kejaksaan Republik Indonesia Di Retas, Hacker: #RipUnityInDiversity

Breaking News: Situs Resmi Kejaksaan Republik Indonesia Di Retas, Hacker: #RipUnityInDiversity

satucode[dot]com. Kegaduhan Indonesia akhir akhir ini akibat terpaan berbagai isu berbau SARA rupanya menjadi perhatian tersendiri bagi beberapa kalangan terutama dari pegiat  IT atau komunitas undergound.

Merasa prihatin akan nasib kebhinekaan di Indonesia yang mulai luntur karena selisih pendapat yang menyerempet isu Ras,Etnis Dan Agama, Seorang peretas Dengan codenama Cop1r3 melakuan aksi peretasan terhadap situs salah satu institusi pemerintah, Kejaksaan Republik Indonesia.

Website yang beralamat di http://kejaksaan.go.id/, jelang tengah malam (31/05/2017) mendadak berubah tampilan berwana dasar hitam, di sertai gambar seorang wanita memegang tongkat baseball atau lebih di kenal dengan nama Harleyy Quiin. Di bawahnya terdapat kata-kata semacam curhatan mengenai kondisi Indoensia saat ini dalam bahasa Inggris di sertai tagar #RipUnityInDiversity.

(¿)

—Cop1r3 —

We were all Indonesians Until.. Race disconnected us. Religion separated us. Politics divided us.

Kami semua orang Indonesia hingga .. Ras memutuskan kita. Agama memisahkan kita dan Politik membagi kita. Demikian makna pesan yang ingin di sampaikan oleh peretas. Terdapat pula alunan lagu dengan nada instrumental sebagai backsong semakin menambah kesan misterius.

Di samping domain utama yang berlamat di kejaksaan.go.id peretas juga melakukan aksi mass defacing terhadap seluruh subdomain website bersangkutan. tak kurang dari lebih 20 subdomain web kejaksaan juga ikut terkena imbasnya.

Hingga artikel ini di terbitkan tautan menuju laman lembaga peradilan tertinggi di Indonesia tersebut masih belum mendapat respons perbaikan dari pengelola atau sysadmin website bersangkutan.

Sejatinya website platmerah milik lembaga di bawah pimpinan H.M. Prasetyo ini memuat informasi seputar peradilan di Indonesia. Berkaca dari kejadian peretasan sebelumnya yang menimpa banyak website milik institusi pemerintah hendaknya kejadian seperti ini bisa membuka mata para pengelola untuk lebih aware terhadap sistem yang mereka kelola.

Karena di era serba digital seperti ini keberadaan website mempunyai peranan yang sangat penting sebagai media penyampaian informasi kepada masyarakat. bahkan kini pelayaan terhadap masyarakat sudah mulai beralih lewat jalur online memanfaatkan media website.

Dengan kejadian diretasya situs seperti ini bisa dipastikan rantai informasi akan terputus sementara sehingga akan berdampak pada kurang maksimalnya pelayanan kepada masyarakat lewat jalur online.

(andra/sc)

Note: anda bisa melihat arsip/ mirronya di sini untuk arsip subdomain ada di sini




Tags: ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan