Di Ancam Hacker Akan Sebarkan Film Terbarunya Pirates of the Caribbean 5,CEO Disney Tak Mau Bayar Tebusan

Di Ancam Hacker Akan Sebarkan Film Terbarunya Pirates of the Caribbean 5,CEO Disney Tak Mau Bayar Tebusan

satucode[dot]com. Serangan cyber yang menarget perusahaan demi mendapat keuntungan financial kini sedang marak terjadi. Penggunaan uang tebusan menggunakan virtual money Bitcoin jadi tren di kalangan hacker untuk meraup keuntungan pribadi.

Belum usai kabar penyanderaan data Oleh Ransomeware WannCry yang meminta tebusan lewat bitcoin, kini rumah produksi film The Walt Disney Company,yang memproduksi sekuel film populer tentang bajak laut Pirates of the Caribbean jadi korban pemeresan oleh hacker yang belum di ketahui identitasnya.

Di lansir dari The Guardian (16-05-2017),seorang peretas telah mengklaim jika ia memiliki salinan dari sekuel Pirates of the Caribbean 5. Peretas ini pun mengancam  pihak Disney akan menyebarkan beberapa potongan adegan video mereka yang terbaru secara online jika tuntutan mereka tak di penuhi.

Dalam keteragan persnya CEO Disney,Bob Iger justru enggan membayar uang tebusan tersebut. Dia lebih memilih jalur hukum dengan melaporkan kejadian ini ke pihak FBI dan bekerja sama mengusut kasus pencurian karya digital ini.

Sejatinya sekuel film kelima Pirates of the Caribbean yang berjudul Dead Men Tell No Tales ini akan tayang serentak di bioskop pada 26 Mei mendatang. Film yang di bintangi aktor utama Jhony Deep ini memang menjadi salah satu film Box Office dan menjadi salah satu film dengan pendapatan tertinggi. Makanya tak heran jika para peretas blackhat berusaha mencari keuntungan dengan mencuri film tersebut dan meminta uang tebusan.

Aksi pencurian seperti yang di alami oleh Walt Disney ini juga pernah di alami oleh Netfilx. Layanan nonton film dan serial premium secara online ini juga pernah menjadi korban pemerasan oleh hacker yang hingga saat ini belum di ketahui identitasnya. Peretas di ketahui masuk ke sistem Netfilx dan mencuri 10 episode serial populer Orange Is The New Black kemudian meminta tebusan kepada Netfilx.

Namun karena pihak netflix kekeuh tak mau membayar permintaan mereka, alhasil peretas pun akhirnya menyebar 10 episode serial Orange Is The New Black tersebut ke dunia maya. Mengingat deadline pemutaran film terbaru Pirates of the Caribbean: Dead Men Tell No Tales makin dekat akankah pihak Disney akan berbalik memenuhi tuntutan peretas agar tak jadi korban seperti Netfilx?, kita tunggu saja.

(andra/sc)

loading…


Tags: