Pekerjakan Polisi Robot, Negara Arab Jadi Yang Pertama Punya Polisi Ala Robocop

Pekerjakan Polisi Robot, Negara Arab Jadi Yang Pertama Punya Polisi Ala Robocop

satucode[dot]com.  Selamat datang di era robot modern. Dalam beberapa tahun terakhir keberadaan  robot sudah mulai mengisi  beberapa tugas yang menggantikan pekerjaan manusia. Banyak perusahaan modern yang mulai memperkejakan robot untuk menggantikan posisi tugas manusia. Jadi tak heran jika kini banyak tugas manusia yang sudah mulai di gantikan posisinya oleh robot modern. Ada robot yang bertugas untuk mengurus rumah, robot sebagai pelayan toko, robot untuk merawat Lansia dan masih banyak lagi pekerjeaan manusia yang kini sudah mulai di gantikan tugasnya oleh robot.

Namun apa yang terjadi di Timur Tengah ini sudah berada pada tahap yang lebih maju dari perkiraan.Uni Emirat Arab secara resmi mempekerjakan robot sebagi penganti tugas untuk menjaga keamanan layaknya Robocop. Selain itu Uni Emirta Arab juga di klaim sebagai negara pertama dunia yang menggunakan robot polisi. Dalam sebuah ajang pameran teknologi yang bertajuk Gulf Information Security Expo and Conference (GISEC) 2017 pemerintah Uni Emirat Arab secara resmi meluncurkan Robot Polisi untuk membantu mengatasi masalah keamanan di negara Raja Salman Tersebut.

Dengan dimensi ukuran, tinggi mencapai 170 sentimeter dengan bobot sebesar 100 kg, robot ini pun dilengkapi dengan detektor emosi yang bisa memprediski gestur serta gerakan tangan dari jarak 1,5 meter. Di lansir dari Eye Of  Riyadh (26/05/2017) robot ini mampu menampilkan ekspresi wajah layaknya manusia, seperti ekspresi wajah sedih,gembira maupun tersenyum guna merespon terhadap orang yang bereda di sekitarnya.

Robot polisi ini merupakan perangkat internet of things (IoT) yang dilengkapi kemampuan artificial intelegence atau kecerdasan buatan. Teknologi pengenalan wajah terbaru yang dimilikinya diharapkan bisa membantu tugas polisi dalam mengenali penjahat. Di samping itu, robot ini juga memiliki kemampuan untuk menyiarkan video feed secara live. Pihak kepolisian setempat menyebut peluncuran ini sebagai salah satu langkah penting menjadikan Dubai sebagai smart city.

Di desain memiliki kemampuan berbicara dalam enam bahasa,robot ini juga bisa diajak ngobrol dan berinteraksi secara langsung. Bisa pula diajak untuk berjabat tangan atau memberikan hormat. Robot ini juga memiliki sistem yang terintegrasi dengan berbagai jenis media sosial, termasuk di antaranya adalah Twitter, website, dan lain-lain.

Namun di balik kecanggihan yang di miliknya banyak pihak yang menyangsikan robot ini akan bekerja sebagaimana mestinya tanpa kesalahan. Pasalnya Robot polisi ini memiliki banyak potensi yang bisa di salah gunakan oleh oknum-oknum tertentu. Apalagi robot ini sudah terkoneksi dengan jaringan internet bukan tidak mungkin suatu saat akan menjadi senjata makan tuan jika ada yang berhasil menerobos sistem robot ini.Di samping itu tidak ada keterangan secara resmi apakah robot ini akan di persenjatai layaknya Robocop untuk melumpuhkan kawanan penjahat.

(andra/sc)

 

loading…


Tags:

No Responses

Tinggalkan Balasan