Membanggakan,Mahasiswa Indonesia Jadi Juara Kontes Robot Di Amerika Serikat 2017

Membanggakan,Mahasiswa Indonesia Jadi Juara Kontes Robot Di Amerika Serikat 2017

satucode[dot]com. Kiprah Indonesia di dunia prototype robotika tidak bisa di pandang sebelah mata. Kini keberadaan Indonesia mulai di perhitungkan di kancah internasional melalui karya karya robot yang di desain oleh perwakilan mahasiswa indonesia yang ikut dalam kejuaraan kontes robot internasional yang di selenggarakan oleh Trinity Collage, USA pada awal april 2017 lalu.

Dalam ajang Trinity College Fire Fighting Home Robot Contest (TCFFHRC) yang diikuti tujuh negara tersebut, Indonesia mengirimkan 2 wakil dari Politeknik Elektronik Negeri Surabaya (PENS) dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Hebatnya tim PENS memperoleh raihan maksimal dengan perolehan medali yang di dapat dengan manjadi juara satu, dua, dan tiga dalam kategori robot pemadam api beroda. Selain itu, mereka juga menjadi juara tiga untuk kategori robot pemadam api berkaki.

Sementara itu untuk perwakilan dari tim UMM meraih juara satu kategori robot pemadam api berkaki dan menjadi juara dua kategori robot pemadam api berkaki. Perwakilan mahasiswa dari UMM juga mendapat gelar juara poster terbaik. Atas hasil yang di capai oleh kedua Univeritas asal Jawa Timur tersebut, menempatkan Indonesia sebagai juara umum kontes robot yang di ikuti oleh Kanada, China, Israel, Portugal, Uni Emirat Arab dan  tuan rumah AS.

Di lansir dari antaranews, Imam Fatoni salah satu peserta dari tim UMM mengatakan jika perjuangan mereka untuk mearaih gelar terbaik tidaklah mudah. Bahkan mereka harus berjuangan mengatasi permasalahan serius hanya 2 jam sebelum pertandingan di mulai.

” Suhu berubah drastis membuat motor pompa bocor. Padahal, dua jam sebelum bertanding. Akhirnya, bagaimana caranya robot bisa berjalan. Kami bersihkan dan yang sempat rusak pompa juara dua kategori robot berkaki, ” Jelas mahasiswa Prodi S-1 (Program Studi Strata Satu) Elektro Unversitas Muhammadiyah Malang semester VI tersebut.

Sebagai kompensasi atas keberhasilan mahasiswanya menjadi juara di ajang kontes robot internasional tersebut, Rektor UMM Drs Fauzan M.Pd mengatakan akan membebaskan mahasiswa berprestasi tersebut dari biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) serta memperoleh insentif individu.

Di samping itu tiap-tiap anggota tim juga dibebaskan dari tugas akhir dan sejumlah mata kuliah yang ekuivalen, seperti Robotika, Mekatronika, dan Micro Controller,namun dengan catatan mereka (tim juara robot) tetap diminta mengembangkan konsepnya dan dirancang agar bisa sampai pada industrialisasi robot.

Kedepan semoga akan ada lebih banyak lagi pemuda pemuda Indonesia yang mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

(andra/sc)

loading…


Tags: ,