Aplikasi Anti Hoax Buatan Mahasiswa ITB, Sukses Jadi Juara Imagine Cup Se-Asia Tenggara

Aplikasi Anti Hoax Buatan Mahasiswa ITB, Sukses Jadi Juara Imagine Cup Se-Asia Tenggara

satucode[dot]com. Beberapa tahun belakangan,peredaran infomasi hoax alias informasi bohong semakin masif penyeberannya melalui jejaring sosial media. Informasi hoax yang menyerang pribadi atau kelompok terntentu ini makin agresif ketika masa kampanye pemilihan kepala daerah di beberapa tempat.Alhasil banyak masayarakat yang menelan informasi mentah mentah terutama dari sosial media tanpa lebih dahulu mengecek kebenarannya.

Berawal dari keprihatinan tersebut, 3 orang mahasiswa ITB (Institut Teknologi Bandung) yang tergabung dalam sebuah tim yang di beri nama TIM CIMOL,membuat sebuah aplikasi yang fungsi utamanya sebagai media untuk mengecek kebenaran sebuah berita. Karya digital yang di beri nama Hoax Analyzer tersebut akhirnya sukses merebut hati para juri dan akhirnya merebut tahta juara pada ajang Asean Imagine Cup yang di selengarakan oleh Microsoft yang berlangsung di Manila,Filipina 26 april lalu.

Setelah Sebelumnya TIM CIMOL sukses mejuarai kompetisi di tanah air  pada awal April 2017, kini kesuksesan mereka terulang lagi dengan menjuarai kompetisi tingkat Asean yang di ikuti oleh 13 negara di kawasan Asean seperti  Bangladesh, Brunei, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Nepal, Filipina, Singapura, Sri Lanka, Thailand, dan Vietnam.

Menurut Adinda Budi Kusuma salah satu anggota TIM CIMOL mengatakan ” Aplikasi Hoax Analyzer ini kami ciptakan untuk mengurangi jumlah informasi hoax yang beredar di masyarakat. Kami berharap temuan kami ini dapat bermanfaat bagi semua orang di Indonesia, bahkan di seluruh dunia.”.

Aplikasi yang berbasis web application  ini pada dasarnya mirip dengan mesin pencarian yang sudah ada semisal Google atau Bing. Namun yang membedakannya adalah hasil yang di tampilkan akan memberikan akurasi berapa persen sebuah keyword atau kata kunci yang anda maksukan mengandung unsur hoax.

Di kembangkan dengan alogaritma Natural Language Processing dan Machine Learning yang di buat oleh Microsoft aplikasi Hoax Analyzer ini memberikan interface atau tampilan web yang clean layaknya search engine Milik Google. Kecepatan dalam mengolah query input atau data juga tak memakan waktu yang lama. Ketika satucode mencoba mengakses aplikasi ini via desktop hasilnya pun cukup memuuaskan.

Meskipun masih dalam tahap pengembangan alias masih versi beta,namun kinerja aplikasi website yang beralamat di http://hoaxanalyzer.com/ ini cukup membuat takjub. Hasil yang di tampilkan pun mempunyai tingkat akurasi yang tinggi dengan menyertakan hasil dari website rujukan yang mempunyai relevasi dengan keyword yang kita ketikan.

Berkat idenya ini TIM CIMOL yang beranggotakan Adinda Budi Kusuma Putra, Feryandi Nurdiantoro, dan Tifani Warnito berhak membawa pulang hadiah Rp 1,3 Miliar dan layanan gratis Microsoft Azure senilai Rp 1,6 miliar. Untuk selanjutanya mereka akan bertanding untuk tingkat final Imagine Cup World Finals yang akan berlangsung di Seattle,Amerika Serikat.

Kedepan TIM CIMOL berharap aplikasi temuan mereka akan membantu lebih banyak pengguna internet untuk memfilter informasi yang mereka terima dan memverifikasi sumber klaim sebelum menyebarkannya sehingga penyebaran informasi bohong yang menyesatkan akan semakin berkurang.

(andra/sc)

loading…


Tags: ,