Wikileaks Kembali Umbar Data CIA, Salah Satunya Adalah Tool Hacking Yang Di Pakai CIA.

Wikileaks Kembali Umbar Data CIA, Salah Satunya Adalah Tool Hacking Yang Di Pakai CIA.

satucode[dot]com. Siapa yang tak kenal WikiLeaks. Semua orang yang pernah menggunakan internet bisa di pastikan tahu atau setidaknya mendengar istilah WikiLeaks di dunia maya. Menurut catatan wikipedia WikiLeaks adalah adalah media massa online internasional yang mengungkapkan dokumen-dokumen rahasia negara dan perusahaan kepada publik melalui situs webnya. Situs WikiLeaks yang berlamat di https://wikileaks.org adalah tempat di mana anda bisa mencari semua informasi rahasia yang di sembunyikan oleh pemerintah di suluruh dunia.

WikiLeaks yang di dirikan oleh Julian Assange juga pernah mengumbar data dokumen milik pemerintah Indonesia yang berisi informasi  kasus dugaan korupsi multi-juta dolar dalam proyek pencetakan uang kertas di Australia  yang menyebutkan adanya keterlibatan Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Megawati Soekarnoputri namun akhirnya di bantah habis-habisan oleh SBY.

Kini situs anti kerahasiaan tersebut kembali mengumbar data-data rahasia milik pemerintah Amerika Serikat. CIA sebagai salah satu Badan keamanan nasional milik Amerika Serikat kembali menjadi bulan-bulanan oleh wikileaks.

Pada Selasa 7 Maret 2017, WikiLeaks menerbitkan arsip yang pertama, dijuluki Vault 7 , yang mencakup total 8.761 dokumen berukuran kurang lebih 513 MB  berisi  informasi tentang berbagai zero-day eksploitasi yang dikembangkan untuk iOS, Android, dan Windows. yang di klaim WikiLeaks bahwa kebocoran ini berasal dari jaringan aman  CIA yang berada di markas Center for Cyber Intelligence di Langley, Virginia.

CIA Zero-Day Exploit & Kemampuan Untuk Melakukan  Bypass Pada  Aplikasi Yang Terenkripsi

Dalam unggahan di situs resminya WikiLeaks mengukap berbgai hal termasuk di antaranya adalah analisis tentang tool atau alat-alat yang di gunakan untuk melakukan hacking terhadap beberapa paltform smartphone.

“Teknik ini mengizinkan CIA untuk memotong enkripsi dari WhatsApp , Signal, Telegram, Weibo, Confide dan Cloackman dengan menghack smartphone yang mereka jalankan dan mengumpulkan audio dan pesan lalu lintas sebelum enkripsi diterapkan,”

“Weeping Angel” Attack — Hacking Smart TV Untuk Memata-matai Pengguna

Dokumen Vault 7 juga berisi tentang detail teknik pengawasan – CODEC weeping angel – yang digunakan oleh agen untuk menyusup kedalam smart TV kemudian mentransformasikannya menjadi mikrofon rahasia.Hal ini mungkin bukan hal aneh karena beberapa merk terkenal dalam dunia elektrokink seperti samsung telah mengembangkan perengkat smart tv yang terkoneksi dengan internet.

Dalam analisanya WikiLeaks menyebut Dalam mode Palsu-Off, pemilik TV percaya televisi milik mereka mati pada saat itu,Namun sebenarnya para agen CIA telah mengambil alih smart tv mereka untuk merekam percakapan di ruang nonton mereka dan mengirim pesan melalui Internet ke server rahasia milik CIA.

Hammerdrill v2.0: Sebuah Malware untuk mencuri data Dari Air gapped PCs.

CIA cyberweapon yang di umbar WikiLeaks juga termasuk malware cross-platform, dijuluki Hammer Drill , yang menargetkan Microsoft, Linux, Solaris, MacOS, dan platform lainnya melalui virus yang menginfeksi perangkat  melalui perantara CD / DVD, USB, data yang tersembunyi di gambar, dan malware canggih lainnya.

Apa lagi yang menarik? malware Hammer Drill v2.0 juga mempunyai kemampuan yang dapat digunakan untuk menargetkan komputer yang terisolasi dari Internet atau jaringan lain dan diyakini sebagai komputer paling aman di planet ini.

Untuk Informasi yang lengkap tentang unggahan Informasi ini anda bisa mengunjungi situs resmi WikiLeaks yang berlamat di https://wikileaks.org/ciav7p1/.

(andra/sc)

loading…