Di Duga Di Retas, VideoTron Ini Tampilankan Tayangan Adegan Porno

Di Duga Di Retas, VideoTron Ini Tampilankan Tayangan Adegan Porno

satucode[dot]com. Pemandangan tak lazim terjadi di seputaran kawasan Kebayoran Baru Jakarta Selatan pada siang (30/10/2016) pukul 13.00 WIT. Sebuah Bilboard Digital yang sehari hari memuat konten iklan untuk keperluan promosi sebuah produk tiba-tiba berubah menjadi tayangan dengan dengan adegan yang cukup seronok.

Hal itu tentu mengundang kehebohan para pelintas yang sedang berada di kawasan tersebut. Banyak di antara mereka yang kemudian mengabadikan momen yang tak biasa tersebut.

Hal ini memicu spekulasi dari beberapa kalangan masyarakat termasuk diataranya oleh beberapa komuitas pegiat IT di tanah air,ada kemungkinan bahwa Videotron tersebut di retas. Di lansir dari kompas PT Transito Adiman Jati Transito Advertising selaku pemegang kontrak untuk subkontent materi iklan di videotron tersebut melalui Adrian Wiedarta selaku menager mengatakan ” Kami sempat deteksi, ternyata diambil alih oleh yang ngirim virus. Ada yang menyabotase, nge-hack,”.

Lebih lanjut pria yang akrab di sapa Adrian ini menjelaskan, penyusupan itu dilakukan dengan cara mengirim virus ke aplikasi yang terdapat di videotron. Virus tersebut kemudian menyambungkan ke situs yang menampilkan video porno.“Kami tidak bisa ambil alih karena password juga dikuasai oleh yang nge-hack,” ucap Adrian.

PT Transito memiliki empat buah videotron yang beredar di Jakarta.Namun Adrian memastikan bahwa hanya videotron di Kebayoran Baru yang disabotase.

Kasus peretasan seperti ini pernah juga terjadi di beberapa belahan negara lain. Seperti yang terjadi di Moscow,Rusia pada 2011 lalu. Ketika seorang hacker yang bernama Igor Blinnikov di tangkap oleh pihak kepolisian setelah di ketahui meretas papan reklame di jalanan kota moscow dan menampilkan tayangan porno pada Bilboard Digital tersebut.

Hingga kini Bilboard Digital yang berukuan 24m2 tersebut dalam keadan offline, setelah salah seorang warga yang berada di sekitar tempat kejadian perkara memutuskan aliran listrik secara paksa.

(andra/sc)

loading…