Breaking News: 9 sub Domain Website Kementrian Sosial RI di Retas.

Breaking News: 9 sub Domain Website Kementrian Sosial RI di Retas.

satucode[dot]com. Akhir-akhir ini kasus peretasan yang menimpa sejumlah website milik institusi pemerintahan makin marak terjadi. Entah hanya sekedar iseng ataupun dengan motif tertentu, banyak website plat merah menjadi tumbal keganasan para peretas. Dari pantauan satucode pada salah satu web mirror zone-h selalu saja ada website baru yang nangkring di list archive web mirror tersebut.

Begitu pula dengan yang terjadi pada salah satu website vital di negeri ini, 9 sub Domain Website Kementrian Sosial RI di Retas oleh seorang peretas yang menamakan dirinya kevin (mr.k). Tidak ada pesan atau motif khusus atas insiden peretasan ini. pelaku hanya menampilkan sejumlah kalimat yang isinya:

Malaikat Galau Indonesia Defacer Tersakiti

Rokeyguns ~ Admin07 ~ Antonio HsH ~ Shor7cut ~ kefiex404 ~ Karyo ~ Ozi L0calhost ~ isal dot id ~ pys404 ~ tomhawk ~ Mr.k a.k.a malaikat galau ~ Localhost ~ Bang_Tintonz ~ Mr.LittleHaxor ~ Dedemit ID ~ Noscript404 ~ tuan galau

Sembilan sub domain yang berada di bawah naungan Kementrian Sosial Republik Indonesia yang berlamat di:

http://budiluhur.kemsos.go.id/Media/
http://budhidharma.kemsos.go.id/Media/
http://bambuapus.kemsos.go.id/Media/
http://bahagia.kemsos.go.id/Media/
http://arsip.kemsos.go.id/upload/
http://antasena.kemsos.go.id/Media/
http://abiyoso.kemsos.go.id/Media/
http://handayani.kemsos.go.id/Media/
http://dharmaguna.kemsos.go.id/Media/

Berubah tampilan pada salah satu directorynya.Dengan tampilan khas para peretas, berlatar warna hitam di iringi alunan lagu bergenre EDM (electronic dance music) dari penyanyi Yellow Claw – Till It Hurts ft. Ayden (OUT NOW!), peretas sepertinya hanya sekedar iseng saja. Meskipun bukan index web maupaun homepagenya namun ini sudah menjadikannya bukti bahwa web di maksud memiliki celah yang memungkinkan seorang peretas untuk masuk ke dalam dashboard admin mereka.

Hingga berita ini di terbitkan nampaknya belum ada perbaikan dari pihak sysadmin atau pengelola web tersebut.Semoga kedepannya tidak ada lagi insiden atau kasus-kasus peretasan seperti ini, mengingat betapa pentingnya peranan sebuah website di era yang serba digital ini.

(andra/sc)




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan