Protes Kebrutalan Polisi terhadap Demonstran,Website Polda DIY Jadi Tumbal Keganasan Skeptix

Protes Kebrutalan Polisi terhadap Demonstran,Website Polda DIY Jadi Tumbal Keganasan Skeptix

satucode[dot]com. Kelompok Peretas Tanah air yang menamakan dirinya  skeptix  ini seakan tidak pernah kehabisan akal untuk menyuarakan pendapat mereka melalui website milik pemerintah yang mereka deface. Kali ini mereka kembali menunjukkan kemampuan mereka dalam meretas guna memprotes tidakan brutal polisi terhadap peserta demonstrasi yang dilakukan oleh sekolompok mahasiswa asal papua pada jumat (15/7/2016) kemarin.

Dengan tampilan khas ciri kelompok peretas ini, berlatar warna hitam dengan background image tokoh antagonis dalam film batman , skeptix kembali berulah dengan mendeface setidaknya 3 website milik institusi Kepolisian Republik Indonesia, http://jogja.polri.go.id , http://tribratanewsjogja.com , dan http://polresjogja.com. Ini dilakukan sebagai bentuk protes Kelompok peretas ini terhadap tindakan brutal yang dilakukan oknum kepolisian dalam menangani para demonstran.

Why So Serious
?
Introduce a little anarchy, and everything becomes CHAOS
Great
You’ve shown us how justice works
Improve your brutality
Sir.
.Ps.
#We’reNotSeparatist#

Demikian kalimat yang terpampang dalam halaman depan website milik polri tersebut. sejumlah nama-nama hacker lainnya yang di duga kawan dari kelompok ini juga tak lupa tercantum jelas pada runing text di bagian bawah website yang mereka deface. Skeptix sendiri adalah sekelompok peretas yang sempat menjadi trending topic beberapa waktu yang lalu setelah aksinya menjebol situs KPAI guna memprotes kebijakan pemerintah dalam wacana memblokir sejumlah Game Online menjadi viral di dunia maya

Sebelumnya pada jumat  (15/7/2016) sejumlah warga papua yang merupakan para mahasiswa yang sedang kuliah di beberapa perguruan tinggi di jogjakarta melakukan demonstratsi di depan Asrama Mahasiswa asal papua tersebut.Aparat kepolisan dari Kepolisian Resort Kota Yogyakarta dan Brigadir Mobil Kepolisian Daerah DI Yogyakarta yang sudah bersiaga sejak pagi hari langsung menahan puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) tersebut.

(andra/sc)

loading…