Meskipun Belum Rilis Di Indonesia, Kemenkominfo Mewacanakan Akan Memblokir Pokemon Go

Meskipun Belum Rilis Di Indonesia, Kemenkominfo Mewacanakan Akan Memblokir Pokemon Go

satucode[dot]com. Dalam bererapa pekan terakhir Netizen di hebohkan dengan kemunculan Aplikasi game  Pokemon Go. Bagi para gamer ini seakan menjadi keasyikan tersendiri ketika memainkannya. Dengan berbekal smartphone dengan sistem operasi Android maupaun iOS , para trainer, julukan untuk pemain game Pokemon Go berlomba-lomba mencari berbagai jenis objek pokemon lainnya di berbagi sudut tempat di seluruh kota.

Berbagi cerita unik mewarnai setiap perjalanan kisah para trainer dalam memburu pokemon langka mereka. Mulai dari ada yang menemukan mayat, menyelematkan seseorang dari over dosis maupun cerita tragis tentang terjadinya kecelakaan hebat gara-gara memainkan game Pokemon Go di jalan raya.

Di Indonesia sendiri,meskipun belum ada rilis resmi terkait peredaran game berbasis augmented-reality ini banyak masyarakat Indonesia yang sudah memainkannya dengan mengunduh file APK yang sudah beredar luas di internet.

Di lansir dari harian online tribunnews (14/7/2016) pemerintah melalui Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengancam akan akan memblokir aplikasi ini dari peredarannya di Indonesia jika menyebabkan banyak masalah dan jika terindikasi adanya potensi bahaya.

“Kalau memang konten aplikasi Pokemon Go melanggar aturan, pasti kita akan proses untuk diblokir melalui panel penanganan konten ilegal”.Demikian di sampaikan Kepala Pusat Informasi Kemenkominfo, Ismail Cawidu.

Untuk itu Kemenkominfo mewanti-wanti masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan aplikasi game ini. Meskipun belum adanya laporan terjadinya insiden atau potensi bahaya yang di sebabkan oleh permainan ini Kemenkominfo meminta kepada masyarakat untuk bisa lebih berhati-hati dalam memainkan permainan ini.

Pemerintah sendiri lanjut Ismail akan selalu mengawasi setiap peredaran game ini sehingga tidak memunculkan potensi bahaya kedepananya.

(andra/sc)

loading…