3


satucode[dot]com. Pekerjaan seorang security researcher memanglah bukan pekerjaan sembarangan. di butuhkan skill dah ilmu di bidang IT yang cukup mumpuni untuk bisa mengklaim sebagai seorang peneliti keamanan digital.

Bukan hal yang aneh jika terdapat bug pada sebuah sistem atau aplikasi dan juga sebuah website. Namun, jika suatu sistem bersinggungan dengan data-data penting pengguna,termasuk informasi pribadi para pengguna atau konsumen maka bug bisa berpotensi menjadi celah keamanan yang di manfaatkan oleh hacker jahat untuk mencuri data data pengguna. Karena itu, sebelum dirilis ke publik, aplikasi akan melewati tahap penetration testing atau pentest. Tujuannya untuk mencari dan “menambal” celah keamanan yang ada.Namun bahkan setelah di rilis pun terkadang masih saja ada bug yang lolos sehingga bisa di eksploitasi kemudian.

Begitu juga halnya dengan salah satu website milik Maskai Penerbangan terbesar di tanah air, Garuda Indonesia. Seorang peretas dalam negeri dengan codename h3ll_id meretas system keamanan website garuda yang beralamat di https://www.garuda-indonesia.com/id/id/gotf/index.php untuk membuktikan laporannya. Insiden peretasan ini diklaim sebagai bentuk kekecewaan peretas karena laporannya tidak di gubris oleh pihak garuda indonesia.

" Bug Report " Dicuekin , Hacker Ini Retas Web Garuda Indonesia Untuk Membuktikannya
" Bug Report " Dicuekin , Hacker Ini Retas Web Garuda Indonesia Untuk Membuktikannya
pentest cape-cape malah email nya di masukin blacklist mail.di saat kita jadi whitehat ga pernah sekalipun di anggap :)
Demikian bunyi pesan yang terlampir di website milik maskapai nomar 11 terbaik di dunia ini. Meski sekarang website tersebut sudah kembali normal lagi namun masih terdapat Digital Footprint (Jejak Digital) yang tertinggal di web tersebut dengan malakukan CTRL+U atau View Source. Peretas yang juga pernah meretas website milik Telkom dan Indonesia Security Insident Response Team on Internet Infrastructure (ID-SIRTII) ini juga sempat meretas subdomain lainnya dari website garuda yang beralamat di https://dev-ags.garuda-indonesia.com/h3ll/. Pelaku juga sempat mengarsipkan karyanya di zone-h dengan link http://www.zone-h.org/mirror/id/27290452?zh=1.

" Bug Report " Dicuekin , Hacker Ini Retas Web Garuda Indonesia Untuk Membuktikannya
" Bug Report " Dicuekin , Hacker Ini Retas Web Garuda Indonesia Untuk Membuktikannya

H3ll_id sendiri di kenal sebagai peretas elite indonesia. Peretas yang konon merupakan bagian dari kelompok yang menamakan dirinya Gantengers_Crew ini selalu memilih korban high profile untuk menjadi kanvas digitalnya.

Bagai dilema terkadang keberadaan peretas seperti ini juga di butuhkan oleh beberapa developer untuk mengecek system mereka. Namun di sisi lain lain banyak para peretas yang tidak menganut paham ethical hacking justru merusak citra para peretas lainya.

Baca Juga :
Kini kita hanya berharap "perseteruan" ini segera berakhir, karena bagaimanapun juga masih ada itikad baik dari pihak peretas untuk melaporkan bug yang terdapat pada website milik Garuda Indonesia. Meski di sampaikan dengan cara yang sedikit agak sadis karena langsung menyerang homepage namun dengan begitu mudah mudahan curhatan hacker ini bisa di lihat oleh pihak managemen Garuda Indonesia.(andra/sc)

Poskan Komentar

  1. bukan pingin ngetawain sih, sebagai orang IT saya sangat kecewa sebenarnya, sering tidak di anggap, masih saja di Indonesia menganggap teknologi merusak dan buang-buang uang, kalau sudah begini bagaimana? sudah bermaksud baik tetap saja di lain-lainin, terpaksa hack saja dah

    BalasHapus

 
Top